Hipnotis ala “Uya Kuya”

Dalam kehidupan sehari – hari Hipnotis sering dikaitkan dengan kejahatan atau ilmu mistis. Apalagi hipnotis sering dijadikan sarana kejahatan untuk memperdayai korban. Korban menjadi tidak sadarkan diri ( bukan pingsan lho ya…) atau lupa ingatan sementara. Dengan demikian pelaku kejahatan dengan leluasa mengambil barang – barang berharga milik korban.

Kenyataannya hipnotis bisa dipelajari dengan mudah karena tidak memerlukan kekuatan khusus.”Hipnotis adalah aktifitas yang memerlukan kerjasama dan persetujuan antara dua pihak yang berhubungan baik secara disadari maupun tidak disadari” dikutip dari buku The Secret of Hypnosis. Saat ini hipnotis juga sering digunakan sebagai terapi. Dimana pasien diberikan sugesti – sugesti positif untuk sembuh dari penyakit.

Akhir – akhir ini ada bermacam tayangan di televisi mengenai “Hipnotis”, salah satunya adalah “Uya Emang Kuya”. Karena tayangan ini sedang naik daun dan ditayangkan di SCTV 2 kali dalam sehari menjadi menarik untuk diulas dalam tulisan kali ini.

Awalnya saya tidak tertarik sama sekali dengan acara “Uya Emang Kuya”. Karena anak saya selalu pengen nonton. Jadi, mau tidak mau saya juga ikutan nonton untuk mendampingi si kecil. Mulanya persepsi saya pada tayangan ini seperti membuka aib orang lain. karena seseorang dihipnotis untuk diberi pertanyaan dengan jawaban sejujur – jujurnya  tanpa disadari oleh orang tersebut dan ujung – ujungnya selalu ribut. tapi lama – lama dapat nilai positif juga dari tayangan “Uya Emang Kuya” ini. Sebab seseorang dapat mengeluarkan uneg – uneg yang sebelumnya dipendam menyimpan kedongkolan pada orang lain dan tidak mampu untuk mengatakannya.

Dengan demikian masalah yang selama ini terpendam menjadi tersalurkan kemudian bisa terselesaikan. memang kejujuran harus dikatakan walaupun dapat menyakiti hati orang lain, namun harus diselesaikan dengan solusi yang terbaik.

Andai saja Hipnotis ala “Uya Emang Kuya” diterapkan untuk menginterogasi para koruptor. Hehe.. pasti semua bisa terungkap dengan jelas. Namun saya yakin yang berwajib lebih tahu, hanya saja keadilan dan hukum belum dapat menyentuh orang – orang besar. Semoga kelak keadilan benar – benar bisa ditegakkan di negeri ini tanpa harus dihipnotis Uya Kuya. Hehe..

Ditulis oleh: Ardiawati

Tentang ardiawati170483

Saya seorang ibu rumah tangga biasa, yang biasa menghabiskan waktu bersama anak, suami dan orang - orang di lingkungan sekitar. Dalam Blog ini saya ingin mencoba berbagi pengalaman yang saya temui dalam kehidupan sehari - hari. Dan informasi yang semoga bermanfaat setelah membaca artikel saya.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di intertainment. Tandai permalink.

2 Balasan ke Hipnotis ala “Uya Kuya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s