Phobia Pada Hal “Sepele” Bukan Hal Yang Sepele

Phobia

Phobia berasal dari bahasa Yunani “Phobs” yang artinya takut brlebihan. Phobia merupakan situasi dimana seseorang mempunyai ketakutan yang besar pada sesuatu. Biasanya seseorang yang mempunyai phobia akan merasakan ketakutan yang berlebihan pada saat tertentu. Secara umum, phobia bisa dikategorikan menjadi 3 macam: Pertama; Takut pada situasi sosial atau berinteraksi pada orang lain. Kedua; Takut berada ditempat tertentu, seperti: tempat gelap / sempit. Ketiga; Takut pada benda – benda tertentu, seperti: ular, cicak, tikus dansebagainya.

Phobia Bisa Terjadi Pada Siapa Saja

Phobia dapat terjadi pada siapa saja. Bahkan pada sebagian orang ada pula yang phobia pada benda – benda sepele yang tidak lazim untuk ditakuti. Contohnya Saya sendiri, Saya phobia pada biji randu atau “klentheng” ( tapi jangan bilang – bilang ya… hehe… ), pada saat melihat “klentheng” badan merinding dan perut jadi mual. Ada juga teman Saya yang phobia sama karet. Kalau kakak Saya lain lagi. Kakak Saya phobia buah Salak. Bagi orang lain ketakutan pada hal yang sepele seperti ini mungkin dianggap remeh dan berlebihan. Namun pada penderitannya terjadi reaksi yang luar biasa takut bila melihat benda – benda tersebut.

Phobia sebenarnya bukan hal yang remeh. Karena, pada penderitanya bisa timbul gejala atau reksi yang mempengaruhi psikologisnya. Reaksi yang ditimbulkan pada saat melihat sesuatu yang ditakutinya yaitu; sakit kepala, berkeringat secara berlebihan, otot meregang / tegang, rasa ingin muntah, cemas, takut, gemetar dan waspada yang berlebihan.Phobia erat kaitannya dengan pengalaman trauma masa lalu. Akan tetapi, kecemasan / ketakutan itu akan berkurang bila benda yang ditakuti tidak berada di sekitarnya.

Phobia Bisa Disembuhkan

Phobia sendiri dapat disembuhkan. Sebenarnya Phobia bisa disembuhkan dengan 2 cara: Pertama; dengan obat – obatan dari dokter. Dan yang Kedua; melalui Terapi Psikologi yaitu dengan menghadapi ketakutan tersebut secara perlahan – lahan dan terus menerus (continu). Dihadapkan atau diperlihatkan pada benda yang ditakutinya. Tapi, hal ini harus desertai dengan tekat dan niat dari diri sendiri untuk sembuh.

Saya sendiri juga sebenarnya ingin sembuh, namun belum ada keberanian untuk mencobanya. Semoga segera terkumpul tekad untuk bebas dari Phobia. “Mosok takut sama “Klentheng”?”. Hehe…

Ditulis oleh: Ardiawati

Tentang ardiawati170483

Saya seorang ibu rumah tangga biasa, yang biasa menghabiskan waktu bersama anak, suami dan orang - orang di lingkungan sekitar. Dalam Blog ini saya ingin mencoba berbagi pengalaman yang saya temui dalam kehidupan sehari - hari. Dan informasi yang semoga bermanfaat setelah membaca artikel saya.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di psikologi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Phobia Pada Hal “Sepele” Bukan Hal Yang Sepele

  1. pedro kawer berkata:

    sy seoarang yg sudh berumur 31 thn, dan sy pernah mengalami gemetar dan berkeringat pada saat tampil didepan orang dan hal itu ternyata menjadi suatu ketakutan yg berlebihan hingga sekarang pada.pada saat sy bekerja sebagai PNS dan akan tampak cemas dan gemetar pada saat sy dibebani tugas Tlong berikan solusi yg baik kepada sy apa yg harus sy lakukan biar tdk mengalami hal tersebut secara berkesinambungan.Thx

  2. ardiawati170483 berkata:

    iya, itu biasa disebut demam panggung. sebenarnya saya juga mengalaminya, hal ini juga tidak serta merta bisa dihilangkan. namun setidaknya bisa dikurangi dengan mengontrol emosi dan menguasai diri sebelum tampil di depan publik dengan persiapan yang cukup dan mengatur nafas untuk menstabilkan mental. Mencoba bersikap rileks sebelum memulai pekerjaan…
    smoga bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya pak Pedro🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s